January 26th, 2007 by aztees
terhitung sejak tanggal 7 Januari 2007,
asty udah berubah status…
dari seorang anak menjadi seorang istri
dari seorang nona menjadi seorang nyonya
dari seseorang yang manja, kini belajar untuk mandiri
bukan hanya berganti nama keluarga,
dari yang sebelumnya Suwandi
menjadi Pramudya
asty harap….
perubahan ini gak hanya sebatas perubahan nama belakang..
perubahan status di ktp..
ataupun perubahan segi fisik yang lain……
asty lebih pengen,
perubahan ini lebih ke arah rohani…
asty pengen jadi manusia yg lebih dewasa..
asty pengen jadi hamba yang lebih takwa..
asty pengen jadi anak yg tetep bahkan makin berbakti sama orang tua,
bukan hanya Papa & Mama di Tangerang, tapi juga Bapak & Ibu di Surabaya…
yang jelas….
asty pengen jadi istri yang shalihah buat Masku…
Suami tersayang…….,
Yudhiakto Pramudya
mungkin…
untuk anak-anak kelak….
asty mau jadi bunda yang bisa jadi contoh….
amin……..
bandung, 26 Januari 2007
- asty pramudya -
*terima kasih terucap untuk seseorang di belahan bumi yg lain…
yg tak lepas memberi doa dan semangat….
Posted in lovely me | 2 Comments »
January 4th, 2007 by aztees
kata orang……
saat mendekati hari pernikahan…
ada aja halangan bin ujiannya..
mungkin itu juga yang asty alamin sekarang…..
setelah semua masalah dengan ke"imigrasi"an saat mas di US sana beres….
kini tampaknya asty yg harus menerima lemparan bola masalah…
masalah dengan kuliah… akademis… dan ujian akhir semester…
saat H-3 asty masih harus berkeliaran di kampus dengan segala masalah yg ada..
dipingpong dari satu dosen ke dosen yang lain….
dari gedung satu ke gedung yang lain……
ya Allah…
semoga asty kuat…
semoga semua ini memang ujian dari-Mu……
semoga dengan ini akan terbayar dengan bahagiaku nantinya…..
asty menyerah akan keadaan yang ada….
ada yg bilang asty pengecut…
asty rela… silakan…
asty terima……
asty cuma ingin menghindar dari masalah ini……
asty gak pengen konsen terus-terusan terpecah…….
Posted in juz my lonely feeling | 3 Comments »
November 28th, 2006 by aztees
some said size doesn’t matter…
but most said… "yes.., size do matter!"
ya…, i’m one of them who said "yes"
sebelumnya asty tergolong orang yg "size doesn’t matter" sampe kemarin……
asty nyaman dengan "sosok" yg sekarang..
gak pernah sedikitpun kepikiran mo jadi "sosok model"… apalagi kayak manequin toko….
udah puas.. cukup…. alhamdulillah sama "sosok" yang ada…..
tapi dasar….
emang… kadang… apa yang kita mau beda sama orang lain pengen…
begitu juga yang asty rasain… asty alamin…..
ada seseorang yang gak nyaman sama "sosok" asty…
alhasil…
timbul lah protes darinya……
perang batin pun terjadilah……
semula rasa nyaman …. perlahan memudar…..
ada nyeri yang terasa…… kemudian sakit…
dan diakhiri air mata…….
"sosok yang wajar" yang diinginkannya…
bukan "sosok yang luar biasa" kayak asty……
asty musti gimana…..?
apa asty harus jadi korban iklan, "cuma" supaya dapet "sosok wajar" ?
atau bahkan lebih ekstrim…? biar hasilnya juga instan…….
andai kudapat berpindah…….
kuingin tetap di"sosok" yang sekarang……
"sosok" yang telah kudiami selama hampir 22 tahun….
ku tak ingin menjadi ruh pengisi "sosok wajar" yang diinginkannya…..
ku takut…. aku tak menjadi diriku lagi…..
syukur terucap…..alhamdulillah
hanya diriku yang mampu melihat "sosok"ku….
namun……
pada waktunya nanti…..
aku tak tahu….. apakah aku mampu membagi "sosok indah"ku dengan yang lain…..
dimana sosok yang diinginkannya bukan "sosok yang indah" hanya "sosok yang wajar"…
terima kasih untuk seseorang,
yang telah menumpahkan isi hatinya tentang
"sosok indah"ku
Posted in juz me n me | No Comments »
November 9th, 2006 by aztees
penantianku dapat dibilang tak lama lagi…..
namun….
jam terasa tak berdetak..
membuatku tak nyaman lagi….
kuingin lari…
kuingin tiba di garis akhir….
kuingin lepas dari semua ini……
beberapa tangan mencengkram….
menghambat ‘tuk gapai final…
beberapa kaki menghadang….
menutup jalanan panjang…..
ruhku tertinggal dibelakang
yang berlari hanya angan…..
fisik tak dapat lari…..
batin selalu menangis…..
angan telah melayang jauh……
batin semakin pedih….
fisik telah kaku…..
tuk beberapa kejadian yang selalu kualami beberapa hari ini..
tuk malam-malamku yang senantiasa dihiasi tangisan…
tuk hari-hariku yang tak lagi bisa tenang…
tuk hatiku yang senantiasa tegang dan meradang
Posted in juz me n me | 1 Comment »
October 8th, 2006 by aztees
alhamdulillah ya Allah………
Kau telah memudahkan jalan-Mu untukku…
Kau telah muluskan dan lancarkan perjalananku ini….
kini…, hanya tinggal bagaimana hamba-Mu ini menjalani jalan yang telah Kau beri…
lega rasanya…..
ternyata komunikasi sama orang tua memang kudu harus musti terjaga..
alhasil segala masalah bisa lebih mudah dihandle….
seneng banget…………
masalah yang udah sekian bulan selalu bikin stuck bin naik darah dengan mudahnya hilang begitu cerita ma orang tua….. yang ada malah ngerasa dikasih keringanan dari orang tua…….
Papa… Mama….
You are the best……..
teteh sayang banget ma PaMa……
maafin teteh yang selama ini udah suka bikin marah, kesel, bin jengkel…….
makasih teteh udah dianggap dewasa …. udah dikasih tanggung jawab yang gak kecil….
udah dikasih kebebasan buat nentuin arah hidup teteh sendiri…..
Ibu…. Bapak….
makasih selalu ada untuk support asty dengan doa….
asty tunggu kedatangannya, Syawal hari ke-2 di Stasiun Jakarta Kota…..
Posted in lovely me | No Comments »
October 1st, 2006 by aztees
ku terdiam… sendiri… menangis…
Posted in juz my lonely feeling | No Comments »
September 10th, 2006 by aztees
kuberjalan gontai memasuki kamarku, ruang pribadiku … sendi tak lagi berpelumas, hanya berat yang terasa … otot tak lagi kuasa menggerakkan tulang … penat, letih, lelah melanda … tak ada lagi rasa badani … kuhanya ingin beristirahat … memejamkan mata … menidurkan kerja syarafku … mendinginkan panas tubuhku … mematikan aktifitas lahiri
kuberjalan …. menyeret tasku, tak dapat lagi kusampirkan tas pada pundakku … perlahan, tangan merogoh kunci dalam saku … memasukkannya ke lubang pintu … memutar … klik … tangan meraih kenop dan mendorongnya ke bawah … tenaga yang lain mendorong sang pintu … kamarku terbuka
gelap kutemui … tangan meraba dinding mencari saklar lampu … kutemukan … klik … lampu menyala … terang … ku terjatuh lemas
ini bukan kamarku … kuasing dengan ruangan ini … ini bukan kamarku …
tak ada buku berserakan dikarpet karet … tak ada kain poleng sebagai alas tidur … tak ada selimut merah bergulung diatas ranjang … tak ada tumpukan boneka teman tidurku … tumpukan baju telah berpindah tempat … "Red Leaves" terbang keatas lemari … "Ocean Sea" entah melangkah kemana
ku terasing … terakhir kali kutinggal tak begini keadannya … sekarang semuanya serba teratur … tertata rapi … kamarku bukan lagi milikku …
kusadar ada yg begitu perhatian padaku, pada keadaan kamarku yang memang sudah tak berbentuk … tapi aku merasa nyaman didalamnya … tempatku untuk bersembunyi kala butuh sendiri … sekarang kumerasa asing…
terimakasih kepada seseorang yang telah membuat kamarku tertata rapi … namun maaf, karenanya dirimu aku tak dapat menemukan buku catatanku … aku berjalan dengan tangan kosong menuju kampusku … dan kukembali berjalan gontai karenanya…
Posted in Uncategorized | No Comments »
September 5th, 2006 by aztees
ry……
asty capek ry….
asty pengen terjun aja….
asty capek mikirin jalan yg sekarang asty tempuh….
beban.. berat…..
kenapa semuanya harus jadi makin susah saat udah menjelang final…??
asty tau goal itu gak jauh lagi..
tp apa sekarang asty punya cukup energi buat bikin itu jadi goal..??
asty gak yakin…
ya Rabb…. berikanlah kekuatan yang lebih pada hamba-Mu ini … hamba tak mampu lagi ‘tuk berdiri … hamba tak mampu lagi ‘tuk melangkah maju … akankan perlahan terseret mundur …
ku tak ingin lagi mundur … kuingin terus maju … goal itu sudah didepan mataku … tp mengapa tulang dan otot enggan berkoordinasi?? … ototku lemas …
sekarang ku hanya terduduk dan berdiam di pojokan sepi … ku hanya bisa menangisi keadaan ini … tak mampu lagi ku untuk melawan … ku sendirian, tiada kawan … ku telah ditinggalkan….
asty menangis sendirian … tiada tempat ‘tuk bersandar … ku butuh pegangan …
Posted in Uncategorized | 4 Comments »
August 23rd, 2006 by aztees
bagian baru dari diriku mulai merangkak naik, merayap sejalan detak jantung yang memompa darah … tapi tampaknya jantungku terlalu cepat memompa, atau jarum jam yang terlalu cepat berputar ? ku hanya merasa perambatanku tak sejalan dengan waktu yang bergulir…
aku merayap, lenganku terulur keatas, mencari pijakan. tapi mengapa mentari sudah tak menyinari lagi ?
ku mulai berdiri saat mentari belum lagi beranjak dari balik gunung biru .. ku berjalan saat semburat merah belum juga muncul …, namun mengapa saat pendakian berat dimulai mentari ingin cepat terlelap di ufuk barat, dalam birunya lipatan samudera…
mentari.., semakin ke barat …
aku terdiam dalam jalanku, ku tertelan oleh jantung yang berdetak, ku tenggelam dalam aliran darah …
tangan mencoba menggapai, kembali terulur keatas … terus bergerak, melambai, mencari pegangan …
aku makin hilang … tenggelam … tertelan …
Posted in juz me n me | 1 Comment »
July 12th, 2006 by aztees
Saat sepi dan gulana melanda hanya dirimu yang terbayang
Saat kumerindu hanya dirimu yang kudamba
Saat kutertidur dirimu hadir
Saat kuterjaga kau tak lagi nyata
Ibu…
Ingin ku terbang kembali dalam pelukanmu
Ingin merasakan kembali hangatnya dekapan dan ciumanmu
Ingin ku selalu berada didekatmu
Ibu…
Entah apa yang kurasakan kini, hanya … kumerasa amat sangat merindumu
Suaramu diujung telepon tak mampu meredam rinduku padamu
Kuingin lebih dari hanya percakapan kecil yang terjadi pagi tadi
Kuingin kembali merasakan nyamannya dekat dengan dirimu
Ibu…
Andai ku tak malu, kuingin menangis dalam KBU … mendengar suaramu yang menanyakan kabarku dan melantunkan do’a untukku
Andai kubawa lebih banyak uang, tak ingin kuhentikan percakapan singkat kita … kuingin bisa mendengar cerita lebih banyak darimu, Ibu
Ibu…
Terimalah salam rindu dari seseorang yang merindumu
Seseorang yang kaubuat kembali merasakan hangatnya sebuah dekapan
Seseorang yang telah kauberi pelajaran tentang hangatnya keluarga
Seseorang yang hanya merasakan hangat di teriknya kota yang dibakar panas
Seseorang yang hampir dua tahun kaurasuki kehidupannya
Ibu…
Salahkah inginku yang mendamba untuk bertemu denganmu?
Ibu…
asty sayang Ibu …
Terimakasih atas segala cinta dan do’a yang senantiasa Ibu kirim untuk menghiasi indahnya hari
Ibu…
Kuinginkan kau dapat menjadi ibuku selamanya
Ibu… kuingin dalam pelukmu
asty rindu Ibu
untuk : Ibu di Surabaya yang terpisah jarak dariku
Posted in lovely me | 1 Comment »