Archive for May, 2006

Kingdom Of Heaven, setahun lalu

Wednesday, May 17th, 2006

16 Mei, pukul 15.00

kumelihatnya berjalan diantara Oktagon dan TVST dari Labtek Biru. Tas yg amat sesak padat tersandang dipundaknya, entah sudah berapa lama dia berada di Kampus Gajah ini.

Tak lama adzan ashar memanggil dari hijaunya Masjid Salman, kamipun berjalan beriringan memenuhi panggilan-Nya. Ada asa terusik saat ku berjalan dibelakangnya.

BIP, Elizabeth Ciateul, dan BEC jadi tujuan selanjutnya kemana kaki dilangkahkan. Tas biru nan manis menjadi pilihan persembahan ulang tahun untuk adiknya yang tercinta. BEC menjadi tempat kami menghadap-Nya saat maghrib tiba. Dan 21 BIP menjadi tempat menghabiskan hari selepas magrib.

"Kingdom of Heaven

17 Mei, seharian hingga menjelang maghrib

Fisika II menjadi penengah diantara kami. Loop - loop elektromagnetik, cacing - cacaing integral , dan serakan rumus menjadi fokus utama. Ruang tv Q6 menjadi saksi akan siksaan yang terjadi padaku selama beberapa jam itu. Adzan dzuhur dan harumnya sop yang matang menjadi penyelamatku.

Waktu terus bergulir, aku semakin sibuk dengan urusanku sendiri. Entah apa segala yang terjadi setahun lalu masih tercetak jelas di memoriku atau tidak. Entah apa asaku masih akan terusik bila kejadian yang sama terulang kembali. Yang kutahu BIP, BEC, dan Elizabeth masih berdiri kokoh pada tempat yang sama setahun lalu. Yang tidak ada hanya "Kingdom of Heaven" jika kejadian yang sama terulang hari ini.

tuk : seseorang yang menggabungkan harinya dan hariku setahun yg lalu

mineral

Saturday, May 13th, 2006

garnier, muscovit, malachite, pertit….
sphalerite, pyrit, chalcopyrit….

warna beragam, aneka ciri khas….

tubullar, tabullar, granullar, massive….

entah apa lagi cobaan yang harus kuhadapi bersama kalian …. bukan kalian yang jadi masalahku …. hanya saja pertemuan dengan kalian selalu membawaku pada masalah baru … masalah yang mampu membuat hari-hariku segelap antrasit dan hornblende…

ku ingin bercengkrama dalam suasana damai, dimana kudapat bebas memegang, mengelus, menggenggam tanpa ketegangan, tanpa takut salah, dan tiada bentakan yang keluar

kuingin hari-hariku sebening flourite dan seindah opal setelah ku bermain bersama kalian …., tetapi mengapa hitamnya grafit dan psylomellan yang justru mengikuti hari-hariku

semoga pertemuanku dengan kalian hari ini merupakan akhir dari hitam yang digoreskan pada streak plate hari-hariku,
semoga akan banyak antrasit yang terbentuk saat pertemuan yang lain dengan kalian …

ku hanya ingin kenangan indah yang akan terkenang setelah satu semester bergelung dengan kalian, namun ku sendiri tak yakin akankan justru kenangan itu yang tercetak dalam hatiku

setelah ujian praktikum mineralogi

goncangan badai

Wednesday, May 10th, 2006

kenapa saat ini yang seharusnya tenang menjadi goncang…???

apa tumbangnya pohon menimpa Gazebo Metalurgi UI juga berpengaruh terhadap diriku…??? aku rubuh, tumbang, dan patah karena telah digoncang badai….

rubuh sudah kepercayaan diriku untuk terus maju…

patah pula semangatku untuk mulai merajut masa depan…

telah tumbangkah kepercayaannya yang ada pada diriku…???

badai datang tak pernah saat yang diduga…., lautan yang semula tenang mendadak sontak bergelombang tinggi…, angin tak lagi bersahabat, angin telah merobek layar yang ada…, petir ikut menghantui, dengan gagah ia patahkan tongkat kemudi dan tiang-tiang tempat layar bertaut…

ada pusaran air didepan…, suatu pusaran yang tak pernah diketahui berapa kecepatannya saat ia menelan benda yang tersedot olehnya… Sang pusaran terus menari berputar dengan lihainya dan terus menyedot segala yang berada di sekelilingnya…

aku adalah kapal ditengah badai…

layarku sudah terkoyak, tiangku patah sudah, tak ada lagi kemudi untuk menuntun arah…

aku terombang-ambing ditengah tingginya gelombang, ganasnya hantaman angin, terangnya cahaya kilat, dan kerasnya gelegar petir …

dan didepanku, pusaran air menunggu… untuk kemudian menenggelamanku… "Wahai Pusaran Air, lebih baik kau cepat menjemputku … tak tahan lagi ku ditampar oleh angin ini…, gelombang telah merobekku, dan kilat siap memanggangku…"

"Cepat lah jemput aku….!!!"

kuingin berada di dasar laut…

tenang… damai…

hanya ada pasir dan air…

16 Mei 2006, @ Comlabs, 17.45… sebuah ironi dari e-mail dan chatting

seminggu menjelang

Tuesday, May 9th, 2006

hari ini 10 Mei 2006

16-17 Mei 2005
Bandung mendadak lebih teduh dari biasa, Ganesha tak lagi tampak garang. Diantara Oktagon
- TVST kutemukan sosoknya.

entah masih ingatkah ia akan peristiwa yang hampir setahun lalu dialaminya? ku sendiri tak yakin, biar ia dan hatinya yang menjawab apa arti peristiwa itu untuknya.