hariku

July 7th, 2006 by aztees

hari ini sama seperti hari Jum’at yang lain, para muslim berlomba, berlari untuk mendapatkan tempat paling utama dalam jajaran shaf shalat Jum’at…

tak dapat dipungkiri, sementara yang lain berlomba untuk meraih keutamaan  sebagian lagi justru berleha-leha menunggu hingga waktu khotbah hampir selesai …

mereka tak mengharapkan tempat yang nyaman didalam mesjid, mereka tak berkeberatan dengan teriknya suasana pelataran mesjid, mereka juga tak berkeberatan untuk shalat beralas koran … yang ingin kutanya apa justru mereka yang berkeberatan untuk bertemu dengan Sang Kekasih Sejati..?

teriknya siang ini tak kurasa membakar kulit … semuanya hambar … tak terasa apa-apa lagi di kulitku ini … apa indera ku telah mati dan tak ada yang mengganti..? kemana semua rasa yang harusnya ada..?

remuk redam segala asa di hati … tak ada lagi tempat yang dicari … hilang sebuah pengisi hati … yang kuingin hanya lari …

lama tak kuhampar sajadah merah … lama air wudhu tak menyentuh … lama sudah tak bersimpuh …

Wahai Kekasih Sejati.., masihkah rinduku ‘kan Kau terima..? jika aku tak pernah lagi menyapa-Mu … masihkah maaf yang terhatur ‘kan Kau sambut..? kala hatiku tak lagi murni untuk-Mu … akankah daku yang bersimpuh masih dapat menggapai cinta-Mu lagi..?

aku memang bukan orang yang sempurna … bukan orang yang mampu memaknai semua yang terjadi pada indahnya hidupku … namun, apa salah jika aku mengharap ada pintu maaf yang terbuka untukku..? kesalahanku memang tak dapat lagi terhitung, bukan tak mungkin kesalahan yang sama kembali terulang …

surat untukmu Akhi…

July 6th, 2006 by aztees

kepada saudaraku tersayang…,

Akhi….,
jangan pernah tawarkan bahumu ‘tuk dijadikan tempatku bersandar…
jangan pernah tawarkan dadamu ‘tuk tempatku menangis…
jangan pernah tawarkan lenganmu ‘tuk memberiku kehangatan dan ketenangan dalam pelukanmu…

Akhi…,
kusadari engkau memiliki track record yang bagus…
kuharap hanya jangan sia-siakan itu…
ingat para mentee yang senantiasa menjadikanmu contoh…
kau yang mengajarkan mereka tentang kesuritauladanan…
kau yang memberitahu mereka maan yang salah dan mana yang benar…

Akhi…,
kami, perempuan, memang butuh untuk dikasihi, disayangi, dan diperhatikan…
kami juga butuh  pengawasan dan perlindungan…
kami butuh sosok pelindung…
namun,
untuk saat ini biarkanlah kami sendiri…
kelak akan ada yang seseorang yang menjalankan peranan itu untuk kami…
sementara ini biarkanlah kami masih dalam asuhan dan pengawasan ayah dan bunda tercinta…

Akhi…,
aku meminta kau …
menahan diri untuk tidak berlama-lama meneleponku
menahan diri untuk tidak mengucapkan sayang di smsmu
menahan diri untuk tidak membangunkanku walau itu saatnya untuk qiyammul lail ataupun subuh
menahan diri untuk tidak selalu menemaniku kemanapun aku berjalan
dan…
menahan diri untuk tidak selalu menyediakan dirimu untukku

Akhi…,
saatnya kita untuk saling menata hati dan mempersiapkan diri untuk bertemu Pecinta Sejati

berdosa dan bersyukur

July 5th, 2006 by aztees

ya Allah….,
hari ini hamba-Mu telah melakukan kesalahan lagi..
aku telah melanggar hak orang lain…

ya Rabb….,
kenapa tapi aku malah bersyukur telah melakukannya?
aku bersyukur ternyata aku masih memiliki teman…
seseorang yang berada dalam kehinaan sepertiku…
ada kesalahannya yang hampir saja kulakukan…
aku tak sampai terjerumus kesana….

ya Rabb…,
ya Ghaffur….,
ampunilah hamba-Mu ini..
entah berapa banyak air mata yang harus kukuras malam ini dalam keheningan malam..
aku terlalu banyak melalaikan perintah-Mu..
aku malu untuk mengadu pada-Mu…..

ya Rahiim….,
berilah ketenangan batin pada hamba yang hina ini….
berilah aku kesegaran…..
aku yang senantiasa kering…

ya Rahmaan…,
temanilah diriku malam ini….
aku yang merasa sepi dan sendiri beberapa malam ini….
aku yang merasa ditinggalkan…

kusadari….,
mungkin jika ada yang disebut karma…
maka inilah karmaku…
karma karena aku terlalu sering meninggalkan Yang Maha Kasih
karma karena meninggalkan Yang Tercinta
karma karena meninggalkan Sang Pecinta Sejati

karma karena aku telah membuat cemburu Sang Maha Pencemburu..
aku telah membuat-Nya cemburu…
aku telah menduakan hatiku untuk yang lain…..

Wahai Sang Pecinta Sejati….
tolong gapai aku dari keterpurukanku ini….
tolong raih aku kembali dalam pelukan-Mu….
aku tak ingin semakin jatuh dan jauh dari-Mu….
temani aku dalam kesendirianku….
kirim satu bintang untuk temani aku dalam gelapnya malam…
kirim satu rasa tenang dan hangat yang dapat menjalar diseluruh nadiku…
dan…
kirim satu pengingat bahwa aku harus berjumpa dengan-Mu malam ini…

menguaplah engkau, Wahai Ego Duniawiku…
biarkanlah tuanmu ini bercengkrama bebas dengan Yang Mencinta
biarkanlah tuanmu ini bercumbu nikmat dengan sajadah yang terhampar..
tuanmu hanya ingin melepas lelah dalam pelukan Sang Pecinta…

setelah pengamatanku beberapa hari terakhir..
Q6 tercinta dalam buaian dosa

surabaya, Juni 2006

June 12th, 2006 by aztees

aku bertemu dan baru berkenalan dengan mereka, tak lama, tak sering
tapi kerinduan yang dalam kurasakan sekarang

mbak Mei, Ibu, Bapak, Budhe, de’ Memes, mbak Ing….
asty kangen kalian……..

makasih udah terima asty selama beberapa hari di Surabaya

Budhe…,
makasih asty dikeloni saat mau tidur, walo akhirnya Budhe yang tertidur lebih dulu…
kapan-kapan Budhe keloni asty lagi yah….

mbak Mei….,
makasih untuk cerita-ceritanya saat menjelang tidur….
saat bangun tidur juga….
makasih untuk wanti-wantinya, doa dan harapannya…,
tetep doakan yah mbak semoga asty bisa jadi sesuai yang mbak inginkan…
iya semoga asty bisa nyusul jejak adikmu tersayang itu ya mbak,
yang dibilang mukanya mirip sama asty

Ibu….,
makasih untuk perhatian dan semuanya…
asty ngerasa ga asing lagi hadir di dekat Ibu…
makasih asty diajak belanja bareng ke Pasar Turi…
makasih Ibu mau membagi apa yang Ibu rasain tentang asty…
makasih untuk peluk dan cium saat asty mau pulang…

Bapak…,
makasih setia menjemput dan mengantar asty dari dan ke Gubeng…
makasih untuk semua cerita dan perhatiannya…
makasih asty ditungguin sampe kereta Turangga jalan,
asty pikir tadinya Bapak cuma akan mengantar sampai stasiun…
makasih untuk salamnya untuk kedua orang tua-ku…

de’ Memes dan mbak Ing…,
pasangan ibu dan anak yang kompak…

de’ Memes
makasih yah untuk segala perhatian dan bercandanya kemarin…
mbak asty ngerasa punya temen ada de’ Memes
kita berduaan seharian di kamar yah De’…..
ngeliat de’ Memes ngambek jadi inget sama kelakuan mbak sendiri…
makasih yah De’ mbakmu ini ditemenin…

mbak Ing,
makasih untuk make-up corrector-nya…
makasih dibantuin pake stagen yang ribet…
makasih untuk ramalan masa depannya…
makasih untuk woro-woronya waktu asty bangun tidur…
makasih panggil asty, " De’ Asty"

selamat untuk pasangan pengantin baru…,
Pipit dan Irul
semoga keluarga sakinah, mawwaddah, wa rahmah terbentuk
semoga generasi baru yang Islami terbentuk dari sana

kenangan dari : Margorukun Gg. Lebar no. 22a
beberapa meter dari Stasiun Pasar Turi

Kingdom Of Heaven, setahun lalu

May 17th, 2006 by aztees

16 Mei, pukul 15.00

kumelihatnya berjalan diantara Oktagon dan TVST dari Labtek Biru. Tas yg amat sesak padat tersandang dipundaknya, entah sudah berapa lama dia berada di Kampus Gajah ini.

Tak lama adzan ashar memanggil dari hijaunya Masjid Salman, kamipun berjalan beriringan memenuhi panggilan-Nya. Ada asa terusik saat ku berjalan dibelakangnya.

BIP, Elizabeth Ciateul, dan BEC jadi tujuan selanjutnya kemana kaki dilangkahkan. Tas biru nan manis menjadi pilihan persembahan ulang tahun untuk adiknya yang tercinta. BEC menjadi tempat kami menghadap-Nya saat maghrib tiba. Dan 21 BIP menjadi tempat menghabiskan hari selepas magrib.

"Kingdom of Heaven

17 Mei, seharian hingga menjelang maghrib

Fisika II menjadi penengah diantara kami. Loop - loop elektromagnetik, cacing - cacaing integral , dan serakan rumus menjadi fokus utama. Ruang tv Q6 menjadi saksi akan siksaan yang terjadi padaku selama beberapa jam itu. Adzan dzuhur dan harumnya sop yang matang menjadi penyelamatku.

Waktu terus bergulir, aku semakin sibuk dengan urusanku sendiri. Entah apa segala yang terjadi setahun lalu masih tercetak jelas di memoriku atau tidak. Entah apa asaku masih akan terusik bila kejadian yang sama terulang kembali. Yang kutahu BIP, BEC, dan Elizabeth masih berdiri kokoh pada tempat yang sama setahun lalu. Yang tidak ada hanya "Kingdom of Heaven" jika kejadian yang sama terulang hari ini.

tuk : seseorang yang menggabungkan harinya dan hariku setahun yg lalu

mineral

May 13th, 2006 by aztees

garnier, muscovit, malachite, pertit….
sphalerite, pyrit, chalcopyrit….

warna beragam, aneka ciri khas….

tubullar, tabullar, granullar, massive….

entah apa lagi cobaan yang harus kuhadapi bersama kalian …. bukan kalian yang jadi masalahku …. hanya saja pertemuan dengan kalian selalu membawaku pada masalah baru … masalah yang mampu membuat hari-hariku segelap antrasit dan hornblende…

ku ingin bercengkrama dalam suasana damai, dimana kudapat bebas memegang, mengelus, menggenggam tanpa ketegangan, tanpa takut salah, dan tiada bentakan yang keluar

kuingin hari-hariku sebening flourite dan seindah opal setelah ku bermain bersama kalian …., tetapi mengapa hitamnya grafit dan psylomellan yang justru mengikuti hari-hariku

semoga pertemuanku dengan kalian hari ini merupakan akhir dari hitam yang digoreskan pada streak plate hari-hariku,
semoga akan banyak antrasit yang terbentuk saat pertemuan yang lain dengan kalian …

ku hanya ingin kenangan indah yang akan terkenang setelah satu semester bergelung dengan kalian, namun ku sendiri tak yakin akankan justru kenangan itu yang tercetak dalam hatiku

setelah ujian praktikum mineralogi

goncangan badai

May 10th, 2006 by aztees

kenapa saat ini yang seharusnya tenang menjadi goncang…???

apa tumbangnya pohon menimpa Gazebo Metalurgi UI juga berpengaruh terhadap diriku…??? aku rubuh, tumbang, dan patah karena telah digoncang badai….

rubuh sudah kepercayaan diriku untuk terus maju…

patah pula semangatku untuk mulai merajut masa depan…

telah tumbangkah kepercayaannya yang ada pada diriku…???

badai datang tak pernah saat yang diduga…., lautan yang semula tenang mendadak sontak bergelombang tinggi…, angin tak lagi bersahabat, angin telah merobek layar yang ada…, petir ikut menghantui, dengan gagah ia patahkan tongkat kemudi dan tiang-tiang tempat layar bertaut…

ada pusaran air didepan…, suatu pusaran yang tak pernah diketahui berapa kecepatannya saat ia menelan benda yang tersedot olehnya… Sang pusaran terus menari berputar dengan lihainya dan terus menyedot segala yang berada di sekelilingnya…

aku adalah kapal ditengah badai…

layarku sudah terkoyak, tiangku patah sudah, tak ada lagi kemudi untuk menuntun arah…

aku terombang-ambing ditengah tingginya gelombang, ganasnya hantaman angin, terangnya cahaya kilat, dan kerasnya gelegar petir …

dan didepanku, pusaran air menunggu… untuk kemudian menenggelamanku… "Wahai Pusaran Air, lebih baik kau cepat menjemputku … tak tahan lagi ku ditampar oleh angin ini…, gelombang telah merobekku, dan kilat siap memanggangku…"

"Cepat lah jemput aku….!!!"

kuingin berada di dasar laut…

tenang… damai…

hanya ada pasir dan air…

16 Mei 2006, @ Comlabs, 17.45… sebuah ironi dari e-mail dan chatting

seminggu menjelang

May 9th, 2006 by aztees

hari ini 10 Mei 2006

16-17 Mei 2005
Bandung mendadak lebih teduh dari biasa, Ganesha tak lagi tampak garang. Diantara Oktagon
- TVST kutemukan sosoknya.

entah masih ingatkah ia akan peristiwa yang hampir setahun lalu dialaminya? ku sendiri tak yakin, biar ia dan hatinya yang menjawab apa arti peristiwa itu untuknya.

khayalan

April 29th, 2006 by aztees

    banyak orang yang hidup dengan khayalan, banyak juga yang hidup justru dengan mengkhayal. ada yang mengatakan tanpa khayalan kamu tidaklah hidup. kamu hidup pun berasal dari khayalan, khayalan ayah dan ibumu.

   jika ditanya adakah orang yang tidak mempunyai khayalan, aku akan mengacungkan tangan. entah berapa banyak pengikut yang kupunya, atau mungkin aku adalah manusia tunggal yang berani mengakui bahwa dirinya tak lagi mempunyai khayalan. dunia khayalnya telah padam.

   aku adalah insan yang tak berani untuk berkhayal, namun kumasih sanggup untuk bermimpi. mimpi menjadi tempat pelarianku, saat ku tak berani melihat dunia. saat ku tak tahu kemana melangkah, mimpi menyediakan tujuan.

   namun kadang mimpi juga kejam terhadapku, ia menunjukkan sisi kelam yang selama ini ingin selalu kukubur dalam dan rapat. kumeronta ingin keluar dari alam mimpi, kuberhasil. tapi peluh mengalir deras dari seluruh tubuhku, dan aku tak nyaman lagi karenanya.

   mimpi tidak sama dengan khayalan. mimpi merupakan gambaran diri, tapi khayalan adalah sesuatu yang diinginkan. sedangkan keinginan manusia tak terbatas jumlahnya, maka batas khayal juga semakin melebar, semakin tinggi, hingga tangan tak mungkin lagi menggapai.

   aku takut untuk berkhayal, aku cinta posisi dimana kuharus berpijak. kuingin terus maju, namun  bukan khayalan yang harus memimpin. biarkanlah kaki mewujudkan apa mimpinya. kuingin terbang, namun biarkanlah kepak sayap yang mengangkat tubuhku dan bukan khayalan.

   khayalan dapat membuatku sakit, lebih sakit dari terantuknya kepalaku dengan batu saat kuberjalan oleng. sakit yang tak dapat dihilangakn dengan efek anestesi. kutakut untuk merasa sakit.

24 / 7

April 25th, 2006 by aztees

24 / 7

24 jam sehari

7 hari seminggu

hanya itu yang bisa kuharap, setelah satu tahun berlalu… kuingin tetap seperti itu tidak hanya hari ini, esok, ataupun lusa… kuingin seterusnya seperti itu…. ya 24/7

mengenang setahun "tragedi" di Pelataran TIM setelah menghadiri ultah HAAJ, dan sms yang datang pada tengah malam 24 April 2005